Muhasabah 1 من الله Dari Allah Apakah seluruh amaliyah ubudiyah kita hari ini kita rasakan datangnya dari Allah atau dari makhluk dari kepentingan nafsu dari syetan atau dari imajinasi anda

Muhasabah 1
من الله
(Dari Allah)
Apakah seluruh amaliyah ubudiyah kita hari ini kita rasakan datangnya dari Allah atau dari makhluk, dari kepentingan nafsu, dari syetan atau dari imajinasi anda? Esok, semoga segalanya dari Allah swt.
Muhasabah 2
الى الله
(Menuju Allah)
Benarkah sejak bangun tidur kita sedang menuju Allah. Atau dalam waktu2 tertentu kita menuju Allah selanjutnya lebih banyak menuju ambisi duniawi, memenuhi syahwat kita, berburu mimpi-mimpi? Kemana hidup kita hari ini?
Muhasabah 3
بالله
(Bersama Allah)
Sudahkah Allah berada dalam kesadaran kita bahwa segala daya dan upaya kita tak akan pernah maujud kecuali bersamaNya? Wudhu, sholat, dzikir, berbuat baik, sudahkah bersama Allah? Jangan2 bersama dirimu sendiri.
Muhasabah 4
لله
(Hanya bagi Allah)
Sehari semalam kita berusaha ikhlas hanya bagi Allah. Benarkah itu terjadi pada diri kita? Apakah justru Allah yang anda paksa agar menuruti kehendakmu? Sholat, ibadah, hidup dan mati untuk Allah. Lillahi Rabbil ‘alamin. (?)
Muhasabah 5
فىالله
(Sepenuhnya pada Allah)
Kita berjuang lahir dan batin apakah sepenuhnya pada Allah untuk Allah atau sekadar status agar disebut berjuang?
Apakah ada tekad melawan diri sendiri demi untuk Allah atau sebaliknya, Nama Allah untuk kepentingan anda?
Muhasabah 6
مع الله
(Kesadaran dan siap disertai Allah)
Apa yg kita intai setiap saat. Apa pula yg kita waspadai setiap waktu? Allah menyertai kita, bahkan sebelum kita sadar bahwa kita disertai olehNya. Mengapa kita ciptakan tirai imajiner seakan ada tirai antara kita denganNya?
Muhasabah 7
على الله
(Bersandar pada Allah)
Seharian kita bersandar pada apa? Program, kerja, pikiran, kompetensi, keakuan, amal, kehebatan2, prestasi, tujuan d cita2. Kapan anda pernah menciptakan itu semua? Bukankah itu ciptaanNya yg dikirim pdmu agar engkau bersandar padaNya?
Tweet KH.Lukman Hakim
See Translation

Ngaji ngaji kitab kuning yang berkelas dengan bimbingan ahli yang mumpuni semakin beragam dan banyak

Ngaji ngaji kitab kuning yang berkelas dengan bimbingan ahli yang mumpuni semakin beragam dan banyak. Dari kitab tipis hingga kitab tebal semua tersedia. Gurunya pun dari kelas kiai kampung hingga seleb sosial media juga ada. Tinggal dipilih. Tidak ada alasan untuk tidak mau ngaji dengan segala kemudahan yang diberikan oleh teknologi. Membayangkan ngaji karya karya Ibnu Rusdy, Ibnu Sina, al Farabi, Ibnu Arabi, Jalaludin Rumi, Al Ghazali, ikhwan as Sofa, Ibnu Miskaweh, Ibnu khaldun, dll…semua ada yang mengkaji, so pasti very keren sekali.

Yang bisa mengganti presiden itu 1 yang pertama rakyat bukan baju kaos 2 yang kedua Allah Itu kira kira penggalan pidato jokowi yang menggebu gebu

Yang bisa mengganti presiden itu:
1.yang pertama rakyat bukan baju kaos
2.yang kedua Allah
Itu kira-kira penggalan pidato jokowi yang menggebu-gebu. Lah kok ia sekelas presiden di acara resmi ngomongin kaos ? Ngga mutu banget, apa ngga bisa membicarakan kesenjangan sosial,kepastian hukum,keadilan,program-progam pemerintah DSB ?
Ohh baiklah. Jadi gini ya …
Pemikiran otak demokrasi-sekuler-kapitalis itu memang Menomor duakan sang pencipta Allah azza wajjala, selain ada dalam pemikiran nya pemikiran menomor duakan Allah subhanahu wa ta’ala juga dipraktekan di dalam system Negara ini yaitu demokrasi-sekuler-kapitalis. Dimana Rakyat adalah kedaulatan tertinggi dalam memutuskan semua perkara. Entah itu perkara halal-haram dan baik-tidak baik !

Kembali Merumput Senin 11 Mei 2015 tepat seminggu setelah ulang tahun saya kembali merumput

Kembali Merumput
Senin, 11 Mei 2015, tepat seminggu setelah ulang tahun, saya kembali merumput. Lapangan Sonoraya jadi tempat bermain bola untuk pertama kali setelah sekian bulan tak bermain sepak bola di Jogja.
Bergabung dengan tim hore PSV Thai Boxing yang punya jadwal rutin tentu keputusam yang tepat. Bisa punya kesempatan sering bermain bola yang tentunya membawa kebahagiaan dan kesehatan untuk jiwa dan raga.
Jadi, kini setiap minggu punya jadwal main bola dan tentunya tetap ikut futsal rutin Komunitas Bahagia EA. Demi kehidupan yang lebih baik, olah pikir perlu disertai olahraga yang menyehatkan sekaligus menyegarkan. 🙂

Dari kasus Saracen kita belajar bahwa kesuksesan tak terkait dengan benar atau salah

Dari kasus Saracen, kita belajar bahwa kesuksesan tak terkait dengan benar atau salah
Saracen dengan pola gerakannya terbukti sukses menebar fitnah, mulai dari Presiden Jokowi PKI, Kyai Said Syiah, Kyai Maarif liberal, mayat teroris berbau wangi, hingga NKRI thoghut. Saracen tidak peduli Indonesia akan menjadi apa, yg penting golongannya berkuasa. Apakah yg bisa diharapkan dari sebuah perjuangan menebar fitnah yg sering berkedok agama selain kegelapan. Dan sayangnya, kejahatan yg seringkali dibalut jubah agama itu telah memperdaya jutaan manusia.
Di dunia nyata, lakon belum tentu menang, kebaikan bisa tumbang. Jangan anggap Kyai tidak mberkahi , njeng nabi tidak nyafaati atau doa tak terijabahi saat sebuah perjuangan meraih kemuliaan kandas. Menang kalah di dunia tidak terkait dengain urusan benar salah.
Saracen yg sukses menebar hoax berbalut jubah agama, yg memperdaya jutaan manusia, membuktikan kebenaran sebuah maqolah : kejahatan yg terorganisir dg baik akan mampu mengalahkan kebaikan yg tidak terorganisir dgn baik.
http://m.liputan6.com/…/headline-saracen-komplotan-penjual-…

menyimak dawuh KH Makruf Amin Ketua MUI Rais am PBNU dalam video dibawah pantas saja Bachtiar Nasir mengubah nama GNPF MUI menjadi GNPF Ulama karena dawuh beliau sudah tidak selaras dengan ideologinya

menyimak dawuh KH. Makruf Amin (Ketua MUI & Rais ‘am PBNU) dalam video dibawah, pantas saja Bachtiar Nasir mengubah nama GNPF-MUI menjadi GNPF-Ulama, karena dawuh beliau sudah tidak selaras dengan ideologinya.
Ulama seperti KH Makruf Amin, Mbah Maemoen Zubair, KH. Mustofa Bisri, Habib Luthfi, Kyai Said, Kyai Syafii Maarif & ulama moderat lainnya tidak akan pernah digubris bahkan ditentangnya. karena menyatakan NKRI & Pancasila sudah final & menolak khilafah.
Jadi jangan terperdaya oleh istilah ulama yg diusung Bahtiar, karena dalam benaknya, ulama adalah sosok seperti Felix Siauw, Jonru, HRS, al Khatath & sejenisnya para pendukung khilafah, daulah Islamiyah atau yg lantang mengkopar kapirkan NKRI & mentoghat toghutkan Pancasila
Biasanya untuk menutupi lemahnya otoritas ulama versinya, mereka gemar melontarkan pertanyaan konyol sekte Wahabi : ikut ulama atau ikut Quran hadist ?
Pertanyaan yg sesungguhnya layak diajukan adalah : ikut Quran hadist yg difahami ulama moderat yg jelas sanadnya atau ikut Quran hadist yg difahami Felix Siauw, Jonru & sejenisnya..?
Ini seperti pertanyaan pada pasien, mau ikut nasehat dokter atau ikut motivator & penjual seprai yg baca buku kedokteran sekedarnya saja..?
Pasien yg mau waras tentu sudah tau harus ikut siapa
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1848183612161484&id=421281377954375&_rdr

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Bismillah walhamdulillah
In shaa Allah acaranya besok . Acara ini d adakan setiap tahun. Dan yg juga d prakarsai ustadz Aji Junaedi, ustadz Agus Gustiawan, ustadz Sunarya Azza dan DKM MASJID AL ISLAH yg menjadi tuan rumah.
Silahkan yg mw Merapat bisa datang k masjid AL ISLAH yg bertempat di desa kalang sari Kec. Rengas dengklok – Karawang patokan samping SDN KALANG SARI 03.
acara d mulai dari jam 8 pagi sampai dzuhur.
Acara terbuka untuk umum.
#cari lah dan jemput lah ridho Allah azza wajalla untuk mengobati semua keluhan yg selama ini d keluhkan melalui RUQYAH SYAR’IYYAH.
Barakallahufiikum
Arsyada wa iyyaakum
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Salah satu hal yang paling membuat saya merasa sangat sedih Ustadz dan Orang soleh yang lugu menerima berita geopolitik Timur Tengah khususnya Syria

Salah satu hal yang paling membuat saya merasa sangat sedih : Ustadz dan Orang soleh yang lugu menerima berita geopolitik Timur Tengah, khususnya Syria.
Saya paham maksud antum. Antum hanya menyuarakan jeritan nurani antum yg sedih ketika melihat foto2 horor dari para wanita, lansia, dan anak2 korban perang. Tapi maaf…itu bukan kapasitas antum untuk menjelaskan konflik ini, terlalu banyak intrik dan kepentingan disini.
Fokuslah di bidang yg antum geluti. Mengajak anak2 mengaji bukanlah pekerjaan yg mudah. Butuh kesabaran ekstra untuk mendidik anak2 umur Paud dan TK . Ketekunan dan kesabaran antum dlm mengajar dan membimbing anak2 membaca Iqra dan belajar aqlak jauh lebih bermakna dan bisa memaksa kami hormat kepada antum.
Demikian semoga menjadi introspeksi yaa Akhi…Afwan wa Sukron… 🙂

Hari ini kita menyambut ulangtahun kemerdekaan tanahair kita yang tercinta

Hari ini kita menyambut ulangtahun kemerdekaan tanahair kita yang tercinta.
Walau siapa pun penuntut kemerdekaan,walau siapa pun penagih kemerdekaan,sejarah telah memaktubkan tanahair kita telah dipersetujui dimerdekakan melalui Almarhum Tuanku Abd Rahman Putra Al Haj pada
31-Ogos-1957.
Sejak itu,tidak ada apa lagi yang boleh kita tuntut,tidak ada apa lagi yang boleh kita pinda,tidak ada apa lagi yang boleh kita rayu,tidak ada apa lagi yang boleh kita lakukan kerana semuanya telah termaktub didalam perlembagaan negara kita.
Yang boleh kita lakukan,hanya lah mempertahankan kemerdekaan ini dengan kita semua,melayu,cina,india dan semua kaum yang telah di sahkan sebagai rakyat didalam tanahair mendukung cita cita untuk-
Mencapai perpaduan yang lebih erat dalam kalangan seluruh masyarakatnya.
Memelihara cara hidup demokratik.
Mencipta satu masyarakat yang adil di mana kemakmuran negara akan dapat dinikmati secara adil dan saksama.
Menjamin satu cara liberal terhadap tradisi-tradisi kebudayaannya yang kaya dan berbagai corak.
Membina satu masyarakat progresif yang akan menggunakan sains dan teknologi moden.
Kita tumpukan seluruh tenaga dan usaha untuk mencapai cita-cita tersebut berdasarkan atas prinsip-prinsip-
Kepercayaan kepada Tuhan
Kesetiaan kepada Raja dan Negara
Keluhuran Perlembagaan
Kedaulatan Undang-undang
Kesopanan dan Kesusilaan.
Semuanya adalah demi negara yang telah kita warisi dan akan kita warisi kepada seluruh rakyat Malaysia tercinta.
Kepada semua pemimpin dan para pahlawan perajurit tanahair yang telah berkorban dan menggadaikan segalanya demi tanahair ini,kita mohon jasa bakti mereka dinilai sebagai amal kebaikan disisi ALLAH.
Kita adalah saudara mara sebagai rakyat dalam satu negara dan menjunjung perlembagaan yang satu,jauhilah segala yang akan merosakkannya.
Jauhilah segala yang akan merosakkannya!
Sayangi Malaysiaku
Merdeka!
Syed Mohd Nazli bin Syed Ahmad
31-Ogos 2018

Insya Allah hujung bulan Julai nanti, Ibu saya; Che Norisah Norika akan berangkat ke tanah suci Mekah untuk menunaikan ibadah haji

Insya Allah hujung bulan Julai nanti, Ibu saya; Che Norisah Norika akan berangkat ke tanah suci Mekah untuk menunaikan ibadah haji.
23hb Julai flight kami ke Kuala Lumpur. Penerbangan Ibu ke Mekah dijadualkan 24hb Julai insya Allah.
Mohon doa semua agar Allah beri kesihatan yang baek untuk ibu dan semoga dipermudahkan urusan ibu di sana untuk menyelesaikan rukun Islam kelima tersebut.
Yang nak jumpa Ibu, kami jemput dan mengalu-alukan datang ke rumah. Ibu masih perlu rehat yang banyak sebab kaki Ibu dalam proses penyembuhan. Mohon doakan juga.
Ps: Dalam cerita ni saya paling sedih membayangkan perpisahan sementara dengan Ibu. Lepasni nak call bergayut bercerita dengan sape siapa hari? ?
Sejak Darul Quran, ke Petaling Jaya, sambung degree dan kemudiannya master di UIA Kuantan; setiap hari call Ibu tak miss. So doakan Husna semoga bertabah atau pun ada orang boleh tolong ganti Ibu sekejap kee. Tapi Ibu mana ada orang boleh ganti. Tetap satu di hati. ?
Regards,
NH. 😉